Cara Mudah Menentukan Kaki Transistor NPN dan Fungsinya

No comment 2308 views

Cara Menentukan Kaki Transistor -  Transistor merupakan komponen utama pada elektronika. Transistor mempunyai peranan yang penting pada komponen elektronika. Transistor sendiri memiliki 3 kaki elektroda yaitu Basis (dasar), Emitor (pemancar) dan Kolektor (pengumpul), tegangan dari satu kaki akan mengatur arus yang lebih besar untuk melalui 2 kaki transistor lainnya.

Cara Mudah menentukan kaki transistor NPN dan fungsinya

Fungsi transistor NPN dan PNP yang lain adalah:

  • Sebagai perata arus,
  • Sebagai amplifier arus.
  • Sebagai penguat sinyal.
  • Stabilisator.
  • Membangkitakn frekuensi lemah maupun tinggi.
  • Penguat arus dalam rangkaian
  • Modulasi sinyal dan masih banyak lainnya lagi.

Untuk jenis transistor sendiri dibedakan  menjadi dua jenis transistor, yakni:

  1. Transistor PNP adalah anoda katoda anoda atau kaki katoda yang disatukan. Ciri transistor PNP adalah arah panah pada kaki emitor mengarah kedalam.
  1. Transistor NPN merupakan katoda anoda katoda atau juga kaki anoda yang disatukan. Ciri transistor NPN adalah arah panah pada kaki emitor mengarah keluar. Dan fungsi transistor NPN biasanya untuk memperkuat sinyal dan saklar.

Contoh dari transistor :FCS 9013, TIP 32, TIP 31, C5149, C5129, dll

 

Diatas sudah dikatakan jika transistor memiliki 3 kaki elektroda, untuk menentukan kaki transistor tersebut tidaklah susah. Untuk menentukannya kita harus menggunakan alat yang bernama multimeter. Menentukan kaki transistor dimulai dengan menentukan basisnya dulu, baru bias menentukan 2 kaki lainnya yaitu emitor dan kolektor. Sebelumnnya seting multimeter ke setingan Ohm meter terlebih dahulu dan mengukur resistansi antar kaki transistor.

 

Cara Menentukan Kaki-kaki Transistor.

  1. Menentukan kaki Basis

Sebelumnya, kita harus mengetahui terlebih dahulu karakter dari kaki basis, yaitu transistor yang memiliki hubungan bias terhadap basis emitor dan kolektor serta reverse bias dari emitor ke basis atau kolektor ke basis.

Pasang Probe merah kesalah satu bagian kaki transistor, misal kaki 1. Kemudian probe yang hitam dihubungkan ke kaki transistor yang lainnya missal kaki 2 dan 3.

Apabila jarum multimeter bergerak melebar pada keduanya maka dipastikan kaki 1 adalah basisnya transistor PNP, dan diaktakan NPN jika probe yang ada di kaki 1 adalah probe hitam dengan ukuran lebar jarum yang sama dengan yang sebelumnya. Akan tetapi, jika jarum hanya bergerak  di salah satu kaki 2 dan 3 saja, maka ulangi lagi dengan konfigurasi yang lain sampai diketemukan jarum pada multimeter bergerak semua.

Jenis transitor dikatakan PNP apabila kaki basis probe hitam dan kaki emitor dan kolektor probe merah bergerak semua. Begitu pula jtransistor dapat dikatakan NPN apabila kaki basis probe merah, kaki emitor dan kolektor probe hitam bergerak semua.

 

  1. Menentukan kaki kolektor dan emitor.

Jiak kaki basis sudah ditemukan, barulah kita abisa mencari jenis kaki yang lainnya dengan konsep transistor sebagai saklar.

  • Hubungkan probe hitam ke salah satu kaki lainnya, kecuali kaki basis, dengan cara menempelkannya dengan ibu jari kita. Ini berlaku untuk transistor NPN.
  • Hubungkan probe merah dengan kaki yang lain.
  • Sentuh kaki basis dengan ibu jari kita, jika jarumnya tidak bergerak, maka balik posisi ke kaki yang lain, dan kemudian ulangi lagi dengan jari tangan. Jika jarum bergerak lebar maka bias dikatakan probe hitam adalah kolektor, dan kaki yang satunya adalah emitor.

Cara Mudah menentukan kaki transistor NPN dan fungsinya

 

Biasanya pada kemasan tertentu, kaki-kaki transistor ini memiliki tanda, kaki kolektor biasanya ditandai dengan sirip, sedangkan pada kaki emitor biasanya ditandai dengan huruf “c”, titik bulat, kotak atau segitiga pada kemasan transistornya.

 

 

 

 

 

 

Incoming search terms:

  • kaki transistor 9013
  • menentukan kaki transistor tanpa multimeter
  • cara taster tr 9013
  • kaki emitor d 965
  • kaki tr d96
author

Leave a reply "Cara Mudah Menentukan Kaki Transistor NPN dan Fungsinya"