Fungsi dari Kondensor dan Kapasitor

No comment 2971 views

Cara kerja dan fungsi kondensor dan kapasitor – Kita mulai dari kapasitor. Kapastior adalah sebuah komponen yang digunakan untuk menyimpan arus sementara yang akhirnya akan di teruskan kembali ke kumparan primer untuk menghasilkan induksi elektromagnetik, namu banyak pendapat yang  mengatakan dan menulis kalau kapasitor berfungsi untuk mencegah loncatan bunga api saat platina terbuka.


kondensor dan kapasitor

Mungkin jika tidak ada kapasitor pasti saat platina yang diungkit nok terbuka dan akan menyebabkan  terjadinya loncatan bunga api yang memaksa mengalir ke Ground atau masa. Nah apabila terjadi loncatan bunga api pada saat pemutusan arus oleh platina tidak akan efektif dan kurang maksimal. Maka dari itu dipasannglah kapasitor yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik dan nanti akan digunakan saat terbukanya platina dan terjadinya loncatan bunga api. Nah itulah kenapa fungsi Kapasitor sangat penting bagi sebuah komponen pelengkap.

Lalu dimanakan Kapasitor berada harus di tempatkan ?

Biasanya beda pembuat atau distributor beda juga cara mereka menempatkan kapasitor, nah berikut adalah salah satu penempatan kapasitor dari berbagai distributor :
kondensor dan kapasitor

Nah beginilah cara kerja dari kapasitor didalam sebuah distributor.

Ketika nok mengungkit platina dan membuat platina terbuka maka arus akan terputus, otomatis arus akan terputus, dan secara otomatis juga arus akan memiliki jalan satu yaitu harus mengambil api dari kapasitor. Namun kapasitor juga bisa tidak menerima arus yang lebih tinggi yang bisa membuat arus dapat dipaksa kembali ke kumparan primer dan akhirnya terjadi lah sebuah induksi elektromagnetik di dalam ignition coil.

Sebuah platina dirangkai secara parallel dangan kaondensor, jadi ketika arus terputus dan tidak bisa masa atau kearah ground maka ootomatis arus listrik akan mangalir ke kapasitor. Sebuah kapasitas kapasitor memiliki satuan yang biasa di tunjukan dengan symbol ‘μF’ yang jika di baca yaitu mikro farad (micro farad).

Selain sebagai api kedua kapasitor juga berfungsi sebagai pencegah terbakarnya sebuah platina atau breaker point. Jadi pastikan saat akan membeli dan memasang sebuah kapasitor pastikan tahu ukuran dari kapasitor tersebut agar sesuai dengan mesin atau alat kita. Biasanya sebuah breaker point atau platina yang terbakar bisa di pastikan ada yang tidak beres atau tidak normal pada kapasitor yang kita pasang atau yang kita beli ini sering terjadi maka perhatikan terlebih dahulu sebelum membeli sebuah kapasitor.

Nah lalu bagaiman dengan Kondensor ? baik aku akan menjelaskan pada kamu apa itu kondensor. Kondensor adalah sebuah alat untuk membuat kondensasi bahan pendingin gas dari kompresor dengan suhu tinggi dan tekanan yang tinggi pula. Biasanya sebuag kondensor di tempatkan diluar ruangan atau bisa juga di tempatkan sesuai dengan yang kamu inginkan misal diatas rumah atau di tempat kamar mandi, intinya harus diluar ruangan, ini bertujuan juga untuk membuat panasnya keluar.

Fungsi dari Kondensor dan Kapasitor

Kondensor mjuga merupakan jaringan pipa yang berfungsi sebagai pengembunan. Kondensor juga salah satu jenis mesin penukar kalor (heat exchanger) yang berfungsi untuk mengkondensikan fluida kerja, secara umum terdapat 3 jenis macam-macam Kondensor yaitu :

1. Surface condenser

yaitu prinsip dari surface condenser adalah berada didalam shell kondensor melalui steam inlet connection pada bagian atas kondensor. Kemudian akan bersinggungan dengan tube kondensor yang bertemperatur rendah sehingga temperature akan turun dan terkondensasi, menghasilkan kondensat yang terkumpul di hotwell. Tempertur pasa tube dijaga dengan cara mensirkulasikan air yang menyerap kalor dari proses kondensasi itu sendiri. Kalor yang di maksud adalah kalor laten dari proses penguapan dan terkadang disebut juga kalor kondensasi (heat of condensation) dalam lingkup bahasan kondensor.

 

2. Direct contact condenser

Direct contact condensrer yaitu mengkondensasikan dan mencampurkan lanhsung denga air pendingin. Kondensasi direct contact atau open condenser biasa digunakan pada beberapa kasus saja misal saja :

  • Geothermal Powerplant
  • Pada powerplant terjadi perbedaan temperature di air laut (OTEC)

 

3. Spray Condenser

Pada spray condenser pencampuran dengan air pendingin dilakukan dengan jalan menyemprotkan air. Sehingga yang keluar dari exchaust turbin pada bagian bawah akan tercampur dengan air pendingin, pada bagian tengah menghasiikan kondemsat yang mendekati fase saturated, kemudian di pompakan kembali ke boiler sebagai feedwater dan sissanya di dinginkan di dalam dry-(closed) cooling tower lalu air yang di dinginkan di cooling tower akan disemprotkan ke exhaust turbin dan proses akan berulang.

Incoming search terms:

  • macam-macam kondensor
  • perbedaan kondensor dan kapasitor
  • perbedaan kapasitor dengan kondensor
  • perbedaan kapasitor dan kondensor
  • perbedaan kondensor dengan kapasitor
  • Perbedaan kondeksor dgn kapasitor
  • persamaan kondensor dan kapasitor
  • kondensor dan kapasitor
  • apakah kondesor dan kondensator sama
  • kegunaan kapasitor (kondensor)
  • perbedaan kondensor kapasitor
  • apa perbedaan kodensor dan kapasitor
  • cara pasang kondensor platina
  • fungsi kondensor dan kapasitor
  • perbedaan kapasitor dan kondesor
  • kapasitor kondensor
  • penertian kondensor dan kapasitor
  • ke unggulam kapasitur dan kodensor
  • apa perbedaan kapasitor dan kondisor
author

Leave a reply "Fungsi dari Kondensor dan Kapasitor"