Pengertian Transistor dan Fungsi dari Transistor

No comment 548 views

Apa sih pengertian transistor ? Transistor adalah alat semikonduktor yang cara kerjanya mirip seperti sebuah kran air yaitu bisa memutuskan dan juga menyambungkan sebuah aliran listrik oleh karena itu sebuah transistor amat sangat penting karena dapat berakibat buruk jika salah dalam pemasangan dan pembuatan. Selain itu trasnsistor juga bis a di gunakan untuk stabilisasi sebuah tegangan arus listrik, sebagai modulisasi sinyak, dan berbagai fungsi lainnya.

Selain itu transistor juga memiliki tiga electrode (triode) yaitu dasar (basis), pengumpul (kolektor) dan pemancar (emitor). Dengan tiga komponen electrode (terminal) ini sebuah tegangan atau arus yang dipasang disatu terminalnya akan mengatur arus yang lebih besar yang melalui terminal lainnya.

Selain itu pengertian transistor berasal dari gabungan dua bahasa  yaitu ‘transfer’ yang pemindahan dan ‘resistor’ yang berarti penghambat. Dengan demikian sudah jelas bukan kalau arti dari transistor adalah suatu pemindahan atau peralihan bahan setengah penghantar manjadi panghantar pada suhu atau keadaan tertentu.

Transistor ditemukan pertama kali oleh William Shockley bersama john Barden, dan W. H Brattain pada tahun 1948. Dan transistor mulai di pakai secara nyata atau real dalam praktik mereka pada atahun 1958. Transistor termasuk komponen semikonduktor yang bersifat menghantar arus listrik dan menahan arus listrik, ada 2 jenis transistor yaitu :

Fungsi Transistor

  1. P – N – P
  2. N – P – N

Transistor NPN adalah transistor positif dimana sebuah transistor dapat bekerja mengalirkan arus listrik apabila basis dialiri tegangan arus positif. Sedangkan sebuah transistor PNP adalah sebuah transistor negative yang dapat berkerja mangalirkan arus negative apabila basis dialiri tagangan negative.

Nah tadi kan aku sudah bicarain banyak tentang Transistor nah sekarang aku akan bahas fungsi dari transistor ? sebernarnya apa sih fungsi transistor itu ? FuingsiTransistor itu sangat besar sekali dan tentu mepunyai peranan penting dari sebuah komponen kecil , karena sebuah transistor bukan hanya sebuah komponen pelengkap atau tersiaer dari sebuah alat rangkaian sebuah alat elektronika jadi fungsi dari transistor adalah sebagai berikut :

  • Sebagai sebuah penguat (amplifier)
  • Sirkuit pemutus dan penyambung (switching)
  • Stabilisasi tegangan (stabilisator)
  • Sebagai perata arus aliran listrik.
  • Menahan sebagian arus Listrik
  • Manguatkan arus listrik
  • Membangkitkan frekuensi rendah maupun frekuensi tinggi.
  • Modulisasi sinyal dan berbagai fungsi lainnya.

Pengertian Transistor

Transistor selain memiliki jenis  dan juga tipe ternyata dari semua tipe juga memiliki prinsip kerjanya yang berbeda-beda, misal saja tipe transistor biopolar (BJT) dinamakan seperti itu karena kanal konduksi utamanya memakai 2 polaritas pembawa muatan electron dan lubang, untuk utamanya harus melewat satu arus listrik. Didalam BJT (Transistor biopolar) arus listrik utamanya haru smelewati satu daerah atau lapisan pembatas yang dinamakan depletizon dan juga ketebalan dari lapisan ini bisa diatur dengan kecepatan tinggi dengan maksud untu mengatur aliran arus utama tersebut.

Dan sedangkan  tipe transistor FET (Effect Transistor) memang dinamakn seperti itu atau biasa di sebut unipolar transistor yaitu hanya memakai satu jenis pembawa muatan (electron atau hole,tergantung dari tipe FET itu senndiri) saja. Didalam FET arus listrik utamanya memang mangalir dalam satu kanal konduksi sempit saja dengan depletizon di setiap sisinya. Lalu ketebalan dari setiap daerh perbatasan ini bisa diubah dengan perubahan tegangan yang diberikan, untuk mengubah katebalan konduksi tersebu

Dan juga secara umum sebuah transistor dapat dibedakan berdasarkan dalam banyak kategori, di antaranya sebagai berikut dibawah ini :

  • Berdasarkan tipe di antaranya seperti : UJT, BJT, JFET, IGBT, IGFET (MOSFET), HBT, VMOSFET, MISFET, HEMT, MESFET, dan lain sebagainya.
  • Berdasarkan materi semikonduktor, seperti diantaranya Germanium, Silikon, dan Gallium Arsenide.
  • Berdasarkan kemasan dan model fisiknya, seperti di antaranya : IC,Through Hole Metal, surface Mount, Through Hole Plastic,dan banyak lainnya.
  • Berdasarkan polaritasnya seperti di antaranya :PNP atau P-Channel, dan NPN atau N-Channel.
  • Berdasarkan maximum kapasitas daya, serperti diantaranya : Low Power, Medium Power, dan High Power.
  • Berdasarkan maximum frekuensi kerja, seperti di antarnya : Low , medium , atau High Frequency , RF Transistor, Microwave dan lain sebagainya.
  • Berdasarkan pengaplikasiannya dan di antaranya : sakalar, amplifier,audio, general Purpose, Tegangan Tinggi dan banyak lainnya.
author

Leave a reply "Pengertian Transistor dan Fungsi dari Transistor"